Pikiran Anzela berkecamuk memikirkan cowok yang bersikap aneh beberapa hari ini. Semenjak peristiwa memalukan yang menimpanya. Sikap Alan masih sama. Cowok itu berubah agak dingin dan lebih suka menyendiri. Beberapa kali tidak sengaja bertemu di Sekolah, Alan tampak murung. Sebenarnya Anzela sendiri tidak ingin tau keadaan cowok yang bernama Alan. Tapi, rasa penasaran terus saja menghantuinya untuk mencari tahu penyebab sikap Alan menjadi kasar dan berubah dingin padanya. Memang, sejak mereka pertama bertemu Alan sudah menunjukan sikap kasar, tapi tidak secuek dan sedingin sekarang. Biasanya, dia tidak akan tinggal diam untuk sekedar mengolok Anzela. Tapi, sekarang saat mereka bersisian jalan pun Alan tetap diam. "Zel," "Anzela," "Anzelaaa!!!" Anzela kaget dengan tepukan keras di bahu

