Diana turun dari taksi yang ditumpanginya dengan senyum tipis yang menghiasi wajahnya. Dan senyumnya semakin mengembang kala melihat tidak ada yang berubah sedikit pun dari SMA-nya. Ya, sebuah sekolah. Kata mertuanya Diana harus jalan-jalan untuk refreshing otaknya. Dan Diana memang melakukannya hari ini. Tapi alih-alih memilih mal untuk bersenang-senang, Diana justru memilih mengunjungi sekolah ini. Meskipun jauh dari keramaian maupun hiburan yang menjernihkan pikirannya, tapi tempat ini tetap jauh lebih baik daripada mal yang dipenuhi hiburan. Ada banyak kenangan di sini sehingga tempat ini menjadi tempat yang sangat berharga karena sejarahnya. Tempat ini adalah saksi bisu dari hubungannya dengan Doni yang semakin berkembang setiap harinya. Di tempat ini Diana sering mendapat perlindu

