DIANA DAN RASA LEGANYA

2410 Kata

  Happy Reading ^_^   ***   Diana masuk ke kamarnya dan menutup pintu dengan keras. Setelahnya dia bersandar ke pintu sampai tubuhnya merosot diiringi dengan tangisan yang terus menyertai. Dan tangisannya semakin menjadi-jadi kala otaknya memutar momen saat Doni terus melontarkan kalimat yang menyakitkan untuknya.   Demi Tuhan, Diana sudah tidak menginginkan Doni. Dia hanya ingin melewati semua ini dengan tenang. Tidak masalah dengan fakta kalau Doni begitu membencinya, tapi setidaknya Diana ingin dibiarkan seorang diri. Tapi sepertinya Diana lupa kalau Doni sudah bertekad akan membuat sisa hidup Diana sengsara. Dan inilah salah satu pembuktiannya.   “Licik. Kamu perempuan licik yang menjijikkan.”   “Rasanya nggak enak kan, Di? Iya kan?”   “Karena itulah aku menahan kamu. Inilah pemb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN