Mungkin terdengar bodoh, tapi Diana lebih senang dengan Doni yang meluap-luap daripada Doni yang menasehatinya dengan hati yang tulus. Pengaruh Doni dan ketulusannya hampir seperti pengaruh Neneknya yang sedang menasehatinya. Setelah itu Diana akan merasa menjadi manusia yang paling buruk. Dia pun akan merasa jijik dengan dirinya yang sudah berbuat sejahat ini. Untuk seseorang yang sedang memperjuangkan sesuatu, pikiran seperti itu sangatlah salah. Pikiran seperti itu akan membuat Diana merasa lemah. Dia akan kalah. Dan memang itulah yang dirasakannya sekarang. Oleh karena itu Diana lebih senang Doni memakinya dengan kejam. Dengan begitu semangatnya akan terpacu dan hatinya tidak akan goyah sedikit pun. Dan meski kondisinya sedang tidak bersemangat, tapi Diana tetap berusaha menjadi istr

