DONI DAN BELAS KASIHANNYA

1746 Kata

Ketika Neneknya pergi, Diana langsung bangkit dan berusaha mengejarnya. Tapi sayang Neneknya tidak mau mendengarkannya lagi. Berkali-kali Diana mendengungkan kata maaf, tapi sang Nenek tetap tak acuh. Ketika taksi yang ditumpangi Neneknya pergi, detik itu juga Diana langsung jatuh ke tanah dan terisak-isak dengan menyedihkannya. Diana mengakui kalau dirinya memang bodoh, memalukan, dan menjijikkan. Bahkan kalau masih ada kata kasar lainnya, Diana pun merasa pantas untuk menerimanya. Tapi untuk Neneknya –satu-satunya orang dalam hidupnya- benarkah tidak ada kata maaf? Kenapa Neneknya tidak mau memahami posisinya yang sulit? Dan yang lebih menyakitkan... kenapa Neneknya lebih peduli pada Anggun dan Doni? Semua orang yang terlibat di sini menderita. Bahkan dirinya sendiri pun menderita dan S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN