Worry

1006 Kata

Sashi sudah melihat kosan yang menyerupai rumah joglo. Seperti yang Robert katakan, tempatnya memang nyaman dan tenang. Semua perlengkapan pun lengkap, mulai dari meja kerja, tempat tidur berukuran king size, lemari, AC, bahkan kulkas. Dapur umumnya pun terawat karena asisten yang bertugas untuk membersihkannya. Meski tidak memiliki view pantai, setidaknya ia bisa mendatangi pantai yang berjarak sepuluh menit hanya dengan berjalan kaki. "Gimana? Mau di situ aja?" tanya Robert ketika mereka memasuki mobil. "Kayaknya iya, lebih deket juga ke klub. Tapi paling nanti lusa gue pastiin lagi." "Oke, untuk semntara gue minta temen gue buat keep dulu sampe lusa. Jangan kelamaan, soalnya itu tempat cepet laku." "Oke," jawab Sashi. Entah mengapa rasanya berat meninggalkan kamarnya yang sekarang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN