Sudah tidak ada lagi yang patut dipertahankan di sini. Sashi sudah tidak memiliki apa pun. Pekerjaannya membosankan, orang-orang mulai membencinya, dan tabungannya habis. Ia harus segera pulang ke Bandung untuk mengurus semua rekening dan identitas dirinya kembali. Semakin lama ditunda maka akan semakin bahaya. Jika sudah mendapatkan itu semua dan respon orang-orang terdekatnya ternyata tidak bagus, makai a akan segera pergi. Mungkin ke tempat lain yang lebih nyaman. “Lo serius mau pergi besok?” tanya Robert. “Ga mau nunggu gue aja?” “Emang lo berapa lama lagi?” “Sekitar seminggu lagi. Tungguin aja, sabar dulu. Lo bisa tinggal di sini, ga usah sungkan. Toh gue juga seneng kalo ada temen.” “Tapi emang lo mau pergi ke Bandung pake bus? Gue kan ga bisa pake pesawat, ga ada identitas.” “

