Tiga orang karyawan baru Nezwa mulai masuk hari Rabu. Satu orang laki-laki dan dua orang perempuan, Bu Sri akan mengarahkan dan memantau kinerja mereka bertiga selama Nezwa tidak berada di tempat. Beruntung, dulu Bu Sri biasa berjualan di pasar saat keluarganya masih ada, jadi tidak terlalu kerepotan mengurus semuanya sendirian. "Alam," panggil Nezwa pada karyawan laki-laki. Pria 30 tahunan itu segera mendekat. "Iya, Bu?" "Jangan terlalu repotkan Bu Sri, ya, beliau sudah tua, kamu harus sigap liat apa yang bisa dikerjakan," pinta Nezwa. "Siap, Bu." Alam mengangguk paham. "Eche dan Mei, usahakan hafalkan barang-barang di toko dengan cepat, supaya tidak bingung lagi kalau ada yang tanya stok," perintah Nezwa pada dua orang karyawan wanitanya. "Baik, Bu," jawab mereka serempak. "Lam, k

