MEMBUNUH SATU PENGKHIANATAN

1009 Kata

Louis menatap gugup pada kaki panjang yang sengaja terjulur diatas mejanya. Sementara sang pemilik kaki itu sedang duduk santai dihadapannya dengan wajah dingin serta aura yang mengerikan. Louis bahkan beberapa kali menelan ludahnya. "Apa yang membuatmu gugup saudaraku. Aku datang kemari karena merindukanmu, tidakkah kau ingin menyambut kedatanganku," ucap Alex dengan santai. Namun wajahnya masih terlihat dingin. "Tidak, Alex. Aku tidak gugup sama sekali. Aku hanya... Terkejut dengan kedatanganmu yang begitu mendadak, aku pikir kau-" "Kau pikir apa? Kau pikir aku akan mati disana dengan mudah," ucapnya sinis. Sementara Louis melebarkan matanya. ("Apa Alex sudah mengetahuinya?") batin Louis. Alex segera berdiri dan berjalan mengitari tubuh Louis. "Kau tahu?! Aku disana hampir mati kar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN