REBELLION OF FREEDOM "Sampai kapan kau akan mengurungku disini?" Rea berdiri dihadapan Kristof dengan bersidekap. "Sampai aku bosan melihat wajahmu dan sampai kau tidak berguna lagi," sautnya santai. "b*****h!" Rea memaki kesal. Namun Kristof hanya terkekeh pelan. "Tapi... Aku bisa membebaskanmu dengan cepat jika ... "Jika apa?" tanya Rea antusias. "Jika ... Kau mau menerima kesepakatan yang jauh lebih mudah. Menjadi partner s*x ku," ucapnya dengan menyunggingkan senyuman yang membuat Rea jijik melihatnya. Sebuah keheningan dan tatapan tajam Rea seakan menjawab ucapan Kristof. Matanya berkilat penuh amarah seolah mengatakan bahwa dia bukanlah wanita seperti itu. "Kenapa? Kau pikir aku akan menjadikan mu wanitaku? Cih, aku hanya akan menjadikanmu budakku Rea." Rea tertawa hamba

