Rea mengeluarkan dua senjata api yang langsung dia arahkan kemusuh yang mengejar mereka. Dengan beberapa kali tembakkan. Mobil yang mengejar mereka oleng dan masuk kedalam jurang. Mobil itu juga meledak hingga menyisakan kepulan asap yang banyak. Namun tidak berakhir disitu saja. Masih banyak musuh yang lainnya mengejar mereka dengan tidak kalah brutal dari sebelumnya. Mereka menembaki secara beruntun Hingga Alex nyaris lengah. Alex semakin mengencangkan laju motornya. Sementara Rea berpegangan erat dengan mendekapnya dari depan. Sementara tangan satunya digunakan untuk terus menembaki para musuh yang masih saja mengejar mereka. Sesuai rencana mereka. Para anak buah Alex telah menunggu kedatangan mereka sejak tadi. Mereka mulai mengambil posisi melindungi Alex dan Rea membuat sebuah tame

