Setelah kemarin, kami menceritakan semua yang dialami Cindy kepada Pak Kepala Sekolah. Beliau menyuruh kami membawa Marry ke Laboratorium Biologi untuk meminta maaf pada Cindy dan mengakui kejahatannya. Tentu saja Marry menolak, dia bahkan tidak mengakui perbuatannya. Berkat ancaman Angie yang mengatakan akan melaporkannya pada Polisi karena kami memiliki bukti kejahatannya, Marry pun bersedia mengikuti kami. Angie mengancam akan memberikan bukti rekaman CCTV ketika Marry mengunci pintu Laboratorium Biologi tahun lalu. Sebenarnya, kami belum mengecek rekaman itu, tapi kami yakin seharusnya kejadian itu terekam kamera CCTV mengingat ada kamera di letakan di sudut dinding dekat pintu. Mungkin karena dulu tak ada yang curiga Cindy sengaja dikurung, tak ada seorang pun yang memeri

