"Leslie, tenanglah. Ingatlah tujuan kita datang ke ruangan ini." Angie berusaha menenangkanku. "Aku takut sekali. Dia sangat seram." "Kau tidak sendirian di sini. Ada aku di sampingmu, jadi tidak perlu takut." Perkataan Angie membuatku mengurungkan niat untuk meninggalkan ruangan ini. Sang hantu tengkorak melayang di udara, perlahan mendekatiku. Aku mencoba melawan rasa takut ini. Tubuhku semakin gemetaran hebat, lutut pun mulai terasa lemas. Hantu itu kini mendarat tepat di depanku. "Tidak ... jangan dekati aku!!" Aku berteriak histeris. Sang hantu mengabaikan teriakanku, dia mendekatkan kepalanya hingga matanya yang merah menyala tepat berada di depan mataku. Rambutnya yang panjang tergerai menutupi pandangan

