Bus ini kembali bergerak dan kali ini sepertinya benar-benar akan jatuh. "Leslie, kenapa diam? Cepat jalan, busnya akan jatuh!!" Sean mengatakan itu sambil mendorongku, tapi aku tidak mungkin meninggalkan Celia. Apalagi Celia sedang membentangkan kedua tangannya padaku, seakan-akan dia sedang menungguku menghampirinya. "Leslie, tolong aku. Jangan tinggalkan aku!" pinta Celia disertai wajah yang banjir air mata. "Leslie, cepat jalan, busnya akan jatuh!" Sean kembali mengingatkan. Semakin mendorong punggungku agar aku yang tengah mematung di depan pintu kembali berjalan. Bagiku, Celia merupakan sahabat terbaik, sehingga aku lebih memilih untuk menyelamatkannya dibandingkan mengikuti perkataan Sean. Aku berlari menu

