Biani, Sikap Laith sangat aneh? Apa dia cemburu ya? Pasti begitu. Aku memakai kembali kaus dan hotpants-ku yang tadi telah dilepaskan oleh Laith. Sekalipun aku ingin bersamanya, tapi yang tadi itu, ekspresi wajah Laith seperti sedih. Hatiku jadi sakit. Julius itu, apa yang dia katakan pada Laith? Aku segera menelpon Pak Solihin untuk menyelidiki pria bernama Julius. Memintanya mencari nomor handphone lelaki itu "Hallo." "Hei. Apa yang sebenarnya mau kamu lakukan?" Aku menggeram penuh kemarahan. "Hehe Biani rupanya. Tidak merindukanku?" Sebenarnya aku mau mencincangnya, tapi aku berpura-pura tenang. Kalau aku marah dan emosi itu adalah keinginannya. "Aku tidak setuju dengan pertunangan." "Tidak masalah, cepat atau lambat itu akan terjadi. Aku tertawa jahat, "Menurutmu aku mau bert

