Resepsi

1303 Kata

Maya sedang dirias wajahnya, Sofia datang dan terpana melihat kakak angkatnya itu. " Mbak cantik banget.", puji Sofia dengan tatapan berbinar. Sofia pun sudah dirias oleh penata rias. " Kamu yang cantik banget, Sof.", balas Maya yang melihat adiknya itu begitu cantik dengan riasan yang natural namun terlihat elegan. Sebenarnya pesona Sofia sangatlah mempesona. Itulah mengapa Samudera begitu mudah jatuh cintah kepada wanita mungil ini. " Perutku masih belum rata kak.", bibir Sofia sudah mulai maju. Selalu saja masalah perut yang belum rata, selalu itu yang membuat Samudera dan Maya sudah bosan dengan keluhan itu. Padahal perut Sofia masih dalam batas wajar, hanya memang ada sedikit lebih besar dan bekas jahitan. Maya hanya tertawa mendengarnya, " Sof, sudah kakak katakan, itu bukti k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN