"Mas, ini kita salah naik peaawat kali. Ini ga ada orang lain loh, mas.", Samudera hanya diam dan tetap menggandeng istrinya masuk ke pesawat. "Mas, mas dengar aku ga sih?" Akhirnya Samudera menyuruh Sofia untuk duduk. "Mas, aku tahu kalau mas harus pasang muka es batu itu. Tapi aku nanya itu dijawab mas." "Kita ga salah pesawat, Sof." "Mas yakin?" "Yakinlah, ini pesawat saya.", Mata Sofia melongo mendengar jawaban Samudera. "Kenapa? Kamu ga percaya?" "Buat apa pesawat ini mas?" "Kan saya sudah bilang, kalau saingan saya dalam bisnis itu banyak, Sof. Saya tidak mau ada apa- apa dalam perjalanan." "Kemarin kenapa kita pakai penerbangan biasa?" "Karena ingin menikmari perjalanan sama kamu." "Astaga mas," "Sudah mending kita tidur, bangun sudah sampai Jakarta. Hendy dan Maya ga s

