Sekarang Samudera menginap di rumah mamanya, semejak istrinya pergi, dia tidak bisa tinggal disana. Karena memang kenangan itu begitu jelas di setiap sudut rumah. Memang semenjak kasus Ronny selesai, mereka memutuskan kembali ke rumah mereka. Mengisi rumah mereka dengan cinta. Namun itu menghilang semenjak Sofia pergi. "Papa bicara dengan dia, pa.", mama Lidya sangat sedih melihat wajah anaknya yang hanya duduk di pinggir kolam dan menatap air. Papa Reyhan akhirnya menghampiri Samudera. "Kamu tidak tidur?" "Aku ga bisa tidur pa, setiap malam yang ada hanya mimpi buruk. Lebih baik disini." "Hawanya sudah dingin, nanti kamu sakit." Samudera hanya tersenyum samar, "Kalau aku sakit pun, tidak ada yang ngomel lagi pa.", ucap Samudera lemah. "Dia pasti sedih kalau dia tahu suaminya jadi

