Hendy masuk ke dalam rumah, namun keadaan hening. Berarti semua sedang di kamarnya. AKhirnya Hendy mencoba mengintip ke dapur, terlihat Maya yang sedang membantu mbok Ijah membuat makanan. Terlihat wajah cantik yang begitu dia rindukan. Jujur Hendy sudah lama menyukai wanita ini, wanita tangguh yang cantik, meski lebih pendiam tapi dia tidak pernah mengecewakan. Maya termasuk wanita yang kuat, bela dirinya juga sangat baik, dan pintar juga. Hendy dibuat terpesona dengan segala kepintaran dan ketangguhan wanita ini. "May, bisa ambilkan tomat disana?", tanya mbok Ijah dan dibalas dengan anggukan. Maya berbalik ingin mengambil tomat, namun saat berbalik, Maya melihat pria yang disukainya sedang menatapnya. Maya kaget, penampilannya saat ini pasti jauh dari kata baik. "Kak Hendy?", Hendy ter

