Grafiello Abraham

450 Kata
"ga bisa mah Ello sibuk" "...." "Ello ada meeting mah" "...." "ini bukan zaman Siti Nurbaya Ello bisa cari jodoh sendiri" "...." "mamah tenang aja Ello masih normal,astagaaa" seorang pria didalam mobil mengacak rambut nya frustasi "...." "iya nanti Ello kenalin pacar Ello,cewe mamahhh" Tuttttt !! seorang pria dengan rambut berantakannya menutup kasar panggilan pada ponsel yang ia genggam. "gilaaa sampe kapan gue diteror terus begini,gue harus cari cewe kemana,yaelah...mamah ada ada aja" pria itu mengacak rambut nya lagi,sambil membentur kan kepalanya ke stir mobil Vio yang mendengar pembicaraan itu mengintip dijok belakang, "sefrustasi itu ya orang mau dijodohin" gumam vio sambil terkekeh,"egh tapi sama sih gue juga gitu" vio terkekeh geli selang beberapa jam mobil Honda jazz sampe disebuah mansion,vio tertidur didalam bagasi mobil karena kelelahan,pria itu sudah mengunci mobil dan masuk ke mansion Grafiello Abraham, pria tampan mapan dengan kulit sawo matang rahang tegas mata tajam, tubuh yang proporsional tinggi 185cm usia 28th, seorang CEO di Abraham corf,anak kedua dari joshefin Abraham dan Sandra jesselin Abraham,pria yang mampu membuat wanita manapun terpesona atas rupanya tapi ia tidak pernah melirik bahkan memacari wanita manapun,bukan karena ia penyuka sesama jenis,tapi lebih ke pemikiran bahwa berhubungan dengan wanita itu merepotkan Ello sudah membuktikan nya semerepotkan apa sang Kaka wanitanya ayuna Abraham, almarhumah neneknya dan sang mamah yang terus-menerus menyuruh ia untuk segera menikah dengan wanita yang sudah dijodohkan selagi kecil Ello duduk menyandarkan kepala nya disofa dengan wajah yang amat frustasi "kenapa lu,lecek amat abis belanja" "paling juga teror menantu lagi" "hahaha" Rio dan Jovan terbahak-bahak, "b******k,,dasar temen laknat lu pada" "yaudah sih ell cari pacar sana,cewe tapi jangan cowo" "hahaha" Rio dan Jovan bertos ria "anying bener bener ya lu berdua" Bugghh..!! Ello melempar bantal sofa ke arah Rio dan Jovan, mereka memang sudah bersahabat sejak dibangku kelas 12,Jovan juga berprofesi sebagai tangan kanan Ello diperusahaan, berbeda dengan Rio yang meneruskan perusahaan keluarga nya "eh btw mana belanjaan lu,laper nih gue" "ambil sendiri sana dimobil lu" melempar kunci mobil ke muka Jovan,dengan sigap Jovan menangkapnya "anjayyy sadis bener lu boss" Jovan keluar menuju mobilnya yang Ello gunakan tadi kit..kit,, bunyi kunci otomatis mobil terbuka,Jovan membuka bagasi mobilnya Brughhh.. "awwwhhh..!!" semua belanjaan terjatuh dengan dibarengi rintihan seorang wanita yang ikut terjatuh juga "awh..sakiittt.." vio meringis mengusap tangan dan b****g nya,lalu mengulurkan sebelah tangannya ke atas. Jovan mengerjapkan mata "ada apa sih Jo berisik banget" Ello dan Rio langsung berlari menghampiri Jovan saat mendengar suara gaduh, seketika mereka bertiga mematung "CK,,bantuin woy ga peka banget sih ada cewe jatoh" Jovan Ello dan Rio masih mengerjapkan mata "astagaaa sakit gue nih" vio masih melambai-lambai kan tangannya ke atas dan diraih oleh Rio "thanks,cuma lu doang yang waras" ucap vio membuat Rio terkekeh geli
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN