"Pa!" Naya sadar dan mengerjapkan mata dengan selang oksigen, yang menempel di hidungnya. "Naya? Kamu sudah bangun, Nak?" Agus mengusap Naya dengan lembut. Sudut matanya berembun. "Dimana aku, Pa?" Tanyanya sembari memandang sekeliling. "Kamu di rumah sakit, Nak." Naya yang baru sadar dari koma menatap wajah orang di sekitarnya, satu-persatu. "Siapa mereka, Pa?" Tanyanya lagi. "Teman Papa, Nak," jawab Agus. Dengan masih pusing Naya berusaha bangun dengan dibantu Agus. Naya bergeming. "Kenapa semua berkumpul di sink, Pa?" "Mereka jenguk kamu, Nak." Naya hanya mengangguk. Satu yang membuat gadis kecil itu heran. Ada Raja, dan juga bersama kedua orang tuanya sedang menatap ke arahnya. Drama segera dimulai. Raja dan Nadin harus pura-pura bahagia, dan menjadi orang asing di hadapa

