"By, pokoknya hari ini jangan terlalu dekat dengan Satria loh ya? Ingat loh!" Suara di seberang sedang mengancam. "Aku tanya bagaimana lukamu? Masih terasa sakit atau sudah terbiasa? Sudah kamu bersihkan hari ini? Jangan lupa diganti perbannya, nanti mau ketemu sama Papa, kan?" "Pokoknya jangan dekat-dekat dengan Satria!" "Jawab dulu pertanyaanku, turuti dulu apa mauku. Satria terus, Satria terus. Nanti aku bilangin Papa loh," ancamku memelankan suara. Sedang banyak siswa menikmati sarapan paginya di Kantin sekolah. Yang di sana terdengar menghela napas. "Kamu mah, apa-apa ngadu sama Papa. Kaya anak TK digangguin temennya tahu enggak. Lagi persiapan nih nanti babak belur di tangan Papamu. Ah, aku juga tidak akan berani mencium keningmu kalau kupikir itu bukan yang terakhir." "Mending

