Sesuai dengan planning yang sudah dibuat, pagi ini Ayna bangun dengan rasa malas yang jauh mendominasi. Tidak ada keterburu-buruan karena takut terlambat ke kantor seperti biasa. Tapi berhubung semalam tidur Ayna tidak nyenyak, maka dari itu paginya tidak fresh. Suara bel membuat Ayna ma tidak mau bangkit dari duduknya. Dibukanya pintu, seketika Ayna mendapati wajah Anggun yang super ceria. Oh, ayolah, tumben sekali bundanya itu datang pagi. Bukan apa-apa, biasanya di sibuk bekerja. "Kamu belum mandi, Na? Take off jam berapa emang?" tanya Anggun mendorong tubuh Ayna masuk ke dalam. Tubuh lemas Ayna terdorong. Wanita itu kembali merebahkan tubuhnya di atas sofa. Semalam boleh saja matanya segar, tapi tidak dengan pagi ini. Andai waktu bisa diputar kembali, rasanya Ayna ingin menghabiskan

