20

1104 Kata

Seperti pagi-pagi biasanya, Alecia dan Raefal kembali disibukkan dengan tugas kantor yang menumpuk. Jam menunjukkam pukul 10:00 pagi. Alecia memijit pelipisnya, karena merasa sedikit pusing di bagian kepalanya. Alecia memejamkan matanya, menikmati pijitan tangannya dipelipisnya yang sedikit meredakan sakit kepalanya. Mendadak, tubuh Alecia terasa kaku saat ada tangan yang menyentuh kepalanya, bahkan tangannya juga. Tangan itu mulai membantu Alecia untuk memijit pelipisnya, meredakan rasa sakitnya. "Gimana? Udah enakan?" Alecia segera menoleh, setelah mendengar suara itu. Suara itu memang tidak asing di pendengarannya, tetapi itu bukan lah suara Raefal. Siapa yang berani menyentuhnya. Alecia terlonjak kaget saat melihat siapa lelaki yang berdiri dihadapannya ini. Lelaki dengan hem puti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN