Putri Api kembali ke ruangan Permaisuri Delita untuk menemui Ibundanya. "Ibunda," panggil Putri Api. "Hai, Sayang. Sudah selesai berbincangnya?" tanya Permaisuri Delita. "Sudah, Ibunda." "Ya sudah. Apa kau ingin langsung pulang?" "Hmm, sepertinya, Ibunda." "Sebentar, Bunda mau memberikan kau sesuatu." Permaisuri Delita beranjak, lalu membuka lemari perhiasannya. Wanita paruh baya itu kembali seraya membawa sebuah kalung bermata mutiara di tangannya. "Ini untukmu, Sayang!" ucap Permaisuri Delita memperlihatkan kalung itu pada Putri Api. "Untukku, Ibunda?" "Iya. Kau bisa memakainya. Ini adalah kalung pertama yang diberikan Ayahandamu setelah menikah dengan Ibunda." Putri Api tersenyum. Ia jadi penasaran bagaimana kisah cinta Permaisuri Delita dan Raja Dafnas dulu. "Hei, kau sedan

