Pangeran Air akhirnya sampai di istana. Permaisuri Delita yang mendengar kabar putranya telah kembali langsung menghampiri Pangeran Air. "Putraku!" teriak Permaisuri Delita lalu menghambur memeluk Pangeran Air. Ia meraba wajah tampan putranya itu pelan. "Apa yang terjadi padamu? Kenapa banyak luka lebam di badanmu?" tanya Permaisuri Delita khawatir. "Aku baik-baik saja, Ibunda." "Tidak. Kau sedang tidak baik-baik saja. Ibunda tahu kau pasti berkelahi, kan? Sama siapa? Beritahu Bunda, Nak!" "Istriku Delita tenanglah, putra kita baru saja kembali, mungkin dia kelelahan. Lebih baik dia istirahat saja dahulu," ucap Raja Dafnas pelan. "Ya sudah. Kau istirahat dulu, Nak. Bunda akan memanggilkan tabib untuk mengobati lukamu." "Baik, Ibunda." Permaisuri Delita mengusap rambut putranya, lal

