"Hei, Putriku!" panggil Raja Rowned karena Putri Api lama bermenung. "Maaf, Ayahanda. Kemarin ananda tersesat di jalan dan tidak tahu jalan pulang." "Benarkah? Kau tak berbohong?" "Ananda berkata sejujurnya, Ayahanda." "Pengawal berkata, ada seorang pria yang bertemu dengan kau tempo hari. Siapa dia? Apa kau pergi bersamanya?" tanya Raja Rowned menatap mata Putri Api mencari tahu kebohongan atau kejujuran di sana. Putri Api terdiam dengan otak yang berputar 180 derajat. Ia harus jawab apa sekarang? Jika ia berbohong, pastinya Raja Rowned tahu kebohongannya. "Anu, Ayahanda." "Jujur saja, Putriku. Kau tak perlu berbohong." "Oh, itu. Memang benar kemarin ada teman ananda ke sini, Ayahanda. Ta--tapi, setelah itu dia pulang." "Apakah kau berkata yang sebenarnya?" "Benar, Ayahanda." S

