"Biar kuantar pulang!" ucap Pangeran Air. "Tidak usah. Aku bisa sendiri, lebih baik kau pulang juga. Ibunda pasti khawatir dengan kau." "Tapi jika terjadi sesuatu lagi bagaimana?" "Kau tenang saja. Aku pasti baik-baik saja." "Kau yakin?" "Sangat yakin." "Ya sudah. Hati-hati!" "Iya. Kau juga." "Oke. Pangeran Air mengangguk, lalu mengacak rambut Putri Api sebelum melangkah meninggalkannya. Gadis itu tertegun. Kenapa perasaannya jadi menghangat? Jantung Putri Api pun berdetak tak karuan. Apa benar ia sudah mulai jatuh hati pada pria tampan itu? Ah, Putri Api tak mau memikirkan hal itu. Lebih baik ia cepat-cepat kembali ke istana. Ia yakin satu istana pastinya sibuk mencari keberadaannya. *** Ternyata perjalannya sangat panjang. Putri Api tak menyangka para penculik itu membawany

