Pangeran Air mulai melakukan apa yang dikatakan oleh Putri Api tadi. Tentu saja gadis itu lebih tahu darinya tentang kekuatan ini, karena Pangeran Air sebelumnya hanya menguasai air. Pangeran Air mulai memusatkan konsentrasinya. Ia membayangkan kebakaran besar dengan api yang membara. Hawa panas mulai terasa di sekujur badannya, kekuatannya mulai aktif. Pangeran Air semakin menajamkan konsentrasinya. Ia lalu membuka mata. Bola matanya langsung berapi. Pangeran Air mengerjabkan matanya. Saat membuka mata kembali, api sudah berkeliaran di gudang itu. Kebakaran pun terjadi. "KEBAKARAN!" "KEBAKARAN!" Para penculik yang mengawasinya pun kalang kabut dibuatnya. Bibir Pangeran Air tersenyum sinis. Ini saatnya kau beraksi, Putri Api! batin Pangeran Air. Baik. Putri Api tersenyum mendengar

