Haruskah menerima Takdir?

622 Kata

Setelah berbincang dengan Permaisuri Delita. Pangeran Air langsung menuju istana Van Vuur. Ia datang sendirian saja, tanpa pengawal. Lama di perjalanan, akhirnya sampai juga. Pangeran Air tidak masuk ke dalam, karena pengawal akan memanggilkan Putri Api untuk menemuinya. "Ada apa kau datang kemari?" tanya Putri Api menautkan alisnya. "Kita harus bahas masalah ini." "Masalah apa?" tanya Putri Api seakan tidak ada masalah. "Masalah kita." "Maaf, aku tidak punya masalah dan jangan bawa-bawa aku ke dalam masalahmu." "Ayolah, Pricil. Kau sedang berada di masalah yang sama denganku. Apakah kau sudah memberitahu rajamu, siapa kau sebenarnya?" "Belum dan tidak akan aku beritahu." "Kenapa? Bukankah ada perintah dari Empu Eyang?" "Aku tidak mau meninggalkan istana ini. Aku sudah nyaman ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN