Takdir

393 Kata

"KAU!" Rowni mengangkat tangannya akan melayangkan pukulan kepada Putri Api, tetapi tiba-tiba .... "BERHENTI!" Bentakkan itu menghentikan aksi Rowni. Putri Api menatap seseorang yang datang. Bibirnya tertarik membentuk senyuman. Sedangkan Rowni memucat di tempat. "Ayahanda," ucap Putri Api senang melihat Raja Rowned datang. "Ada apa ini? Kenapa kau bersikap kasar pada adikmu?" tanya Raja Rowned pada Rowni yang diam tak berkutik. "Ayahanda, Pangeran Rowni hampir mencelakai ananda," adu Putri Api. "Pangeran Rowni tidak menyukai ananda," lanjutnya. "Rowni kau harus dikasih hukuman. Ikuti ayah sekarang!" Putri Api tersenyum senang. Ia juga memeletkan lidahnya meledek Pangeran Rowni yang semakin geram dengan Putri Api. *** KERAJAAN AIR Pangeran Air tuduk termenung di taman belakang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN