BAB 42

1239 Kata

“Aahh..” Thania melenguh panjang. “Owhh.. s**t!” “Enak sekali, Thania.” Reflek Danish mengumpat saat melakukannya. Tubuh keduanya bergetar hebat merasakan sensasi luar biasa. Rasa nikmat yang tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata. Suara erangan Danish memenuhi ruangan, begitupun dengan suara Thania mengalun indah di telinga suaminya. “Enghh..” Thania mencengkram punggung suaminya dengan cukup kuat. Matanya terpejam dengan kepala mendongak menikmati setiap pergerakan suaminya. Suaranya tercekat di tenggorokan. Ia hanya bisa pasrah di bawah permainan suaminya. “Aarrgghh..” “Owhh..” Danish mempercepat gerakannya membuat tubuh Thania terhentak ke belakang. Thania tidak bisa mengimbangi pergerakan suaminya karena terlalu cepat dan kuat. Ruangan tersebut dipenuhi suara Thania yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN