Tanpa menunggu lama Saddam sudah membuat sharen tanpa sehelai benangpun. Emosinya yang masih membuncah buat Saddam hilang akal dan kesetanan membuka semua kain ditubuhnya. meskipun masih dengan kelembutan tapi aksi Saddam sangat melukai hati Sharen. Kecupan remasan dan cumbuan itu semakin buat Sharen menangis dalam diam. bukan erangan yang terdengar dari aksi Saddam itu, melainkan isak tangis tetahan yang menandakan luka hati itu dalam. Namun masih tak diindahkan Saddam. Saddam sudah tidak peduli lagi dengan apapun itu yang paling penting saat ini Sharen harus jadi miliknya seutuhnya. Agar Sharen tidak lagi meminta putus darinya. "Sayang.. kamu indah dan selalu nikmat. aku selalu mau kamu rindu kamu rindu mereka dan semuanya." racau Saddam sembari mencumbu ketiga bagian kesayangannya ya

