Obat Rindu

2624 Kata

“Ternyata waktu itu suara Sharen? Pantes aku kayak kenal banget suara itu?! Dan gelak tawa berisik waktu itu ternyata ajang kumpulnya para macan?! Hh..? Dan aku baru menyadarinya?!” Monolog Saddam menikmati minuman yang baru saja diantar salah satu waiters disana sembari menyimak obrolan absurd para macan dari room sebelah. “Bener bener deh si Lathifah..?! Ngapa kaga puas sih jadi dr cantik aja?! Nambah punya suara bagus dan bisa main alat music segala?! Bikin kita jadi terlihat nothink tauuu?!” keluh Virnie seperti biasa setiap kali Sharen selesai bernyani. Bukan iri hanya terlalu kagum dan bahagia memiliki Sharen sebagai sahabatnya. Sharen hanya menanggapinya dengan terkekeh dan memeluk sayang Virnie. “Guys.. karena kita lagi kumpul, yang mana waktu kumpul kita sekarang itu sudah makin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN