Menjadi pengangguran membuat Becca bosan, seolah tidak aada yang harus ia kerjakan selain menonton tv, membaca buku, dan berselancar di sosial media. Drrrt drttt drtttt "Packing baju, untuk pindah!" Becca membaca reminder yang telah ia buat 2 hari lalu. Tangan nya yang mengepal, serta semangat yang berkobar. Membuat Becca bangkit dari sofa nyaman nya. Ia mengambil semua pakaian yang tergantung rapih di lemari, "Its ok, Bec!" Becca kembali mengucapkan kalimat ajaib versi dirinya. Ting ting ting. "Butuh bantuan, nona Becca?." Suara godaan Rian terdengar jelas di telingga Becca. "Sudah lah, kau bantu aku menemukan pekerjaan saja! Karena itulah kebutuhan ku." Balas Becca dengan kikihan. Mereka berdua saling menggida layaknya teman dekat, hingga Rian luoa waktu. Yang padahal j

