Baiklah, jika memang itu yang Frans rasakan, mungkin itu memang dorongan biologisnya yang wajar dialami oleh setiap manusia. Ada penjelasan masuk akal atas itu. Namun, kenapa harus kepada Nana? “Astaga, Frans! Apa standarmu sudah turun? Apa yang bagus darinya? Ia bahkan terlihat seperti anak-anak dengan tubuh kurus itu,” Ujarnya untuk menyadarkan diri. Frans tidak mengerti apa yang salah dengan otaknya. Jumlah wanita yang selama ini mengelilinginya sudah tidak terhitung lagi. Wanita-wanita dari berbagai negara dengan paras cantik dan tubuh molek. Dari yang mengenakan gaun malam, bikini, hingga tidak mengenakan apapun. Ia sudah terbiasa dengan mereka. Ia tidak pernah berebar karena mereka. Ia tidak pernah panas dingin melihat atau bahkan.. menyentuh mereka. Namun kenapa sekarang ia menja

