“Selamat siang, Pak. Ada yang bisa saya bantu?” Sapa seorang konsultan kecantikan yang berjaga di stand itu. “Aku mencari produk kecantikan untuknya. Bawakan seri terbaik yang kalian punya,” Frans menarik Nana mendekat padanya. “A-aku?” Nana menunjuk wajahnya sendiri. “Kalian bisa memeriksa kulitnya terlebih dahulu. Rekomendasikan juga produk perawatan yang lain. Seingatku, perempuan membutuhkan banyak jenis produk.” Ucap Frans. Wanita konsultan kecantikan itu mengangguk, “Baik, Pak.” “Silahkan, Bu. Kita periksa dulu kulit Ibu masuk ke dalam jenis apa.” Ajak wanita itu dengan ramah. Nana menatap Frans dengan wajah bingung. “Ikut saja. Katakan jika kau tidak suka produknya, maka kita cari yang dari merek lain.” ucap Frans dengan duduk di kursi tunggu. Setelah saling menyebutkan nama

