“Mereka terlihat buruk.” Jawab Frans dengan rahang mengeras. “Dalam segi apa? Aku rasa mereka terlihat serasi dan bahagia.” Sahut Abby dengan menekan nada bicaranya. Frans langsung menatap sinis pada Abby, “Jika kau mau membuat mood-ku hancur, sebaiknya pergi dari sisiku,” Abby mengerutkan dahinya, “Apa mungkin kau menyukai perempuan itu?” “Apa? Tentu saja tidak.” Jawab Frans langsung. Abby langsung tertawa sinis, “Bahkan aku tidak perlu menyebutkan namanya.” Frans ikut mengerutkan dahinya, “Apa maksudmu?” “Jika kau tidak menyukainya, kenapa dari sejak mereka datang hingga detik ini, kau tidak berhenti memperhatikan perempuan itu? Kau bahkan tidak menghabiskan setiap porsi makananmu dan menjadi sangat pendiam di depan rekan bisnis karena seluruh perhatianmu tertuju padanya!” Geram A

