Aku meletakkan tas di atas sofa, “Mau minum apa?” “Apa aja deh.” Entah kenapa rasanya jadi canggung sekali berduaan dengan Rama. Ku bawakan segelas jus jeruk lengkap dengan cookies buatanku, “Masih suka buat cookies?” tanyanya. “Iya, dan lo belum sekalipun nyobain cookies buatan gue.” Dia tersenyum sambil menggigit cookies yang kini sudah di tangannya, “Ah, ini mah lo beli di supermarket kali, ya?” “Enak aja, bikin sendiri tau!” aku melempar bantal kecil yang ada di sofa, kita tertawa bersama-sama, ah sudah lama sekali aku tidak seperti ini dengan Rama. “Nyokap bokap kemana, Ran?” “Pergi ke acara keluarga, Ram. Eh iya btw lo berapa lama di Jakarta?” “Tergantung….” Ucapnya sambil berpikir. “Tergantung apaan?” “Tergantung seberapa lamanya urusan gue kelar di sini.” “Lo ada urusa

