Part 21.

1003 Kata

"Oh iya, Bib. Insyaallah keluarga kami akan menyetujuinya," ucap Abah Abdul yang sedang bicara dengan Habib Razaq lewat sambungan telepon. Abah sedang duduk di kursi ruang tamu di temani Ummi Aisyah, istrinya. Wanita dewasa itu tersenyum seraya melihat suaminya. Setelah jamaah salat isya, mereka berdua duduk di ruang tamu bercengkerama bersama. "Iya, waalaikumussalam." Abah Abdul mematikan teleponnya. Senyuman bahagia menghiasi wajah Pria dewasa itu. Setelah selesai, kemudian menaruh ponsel miliknya di atas meja. "Ada apa, Bah?" Ummi bertanya pada suaminya. Melihat Abah bahagia, sebagai seorang istri Ummi juga ikut bahagia. "Apa tidak seharusnya kita tanya dulu sama Jihan, Bah?" Ummi bicara dengan hati-hati agar suaminya tidak marah. "Tidak perlu, justru Jihan beruntung bisa mend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN