Barra mengeratkan kepalan tangannya. Menahan amarah yang membuncah sampai ke ubun-ubun. Dia berusaha tersenyum setenang mungkin. Dia harus meyakinkan Anita dan Ayahnya kalau dia sudah berubah. Dia tidak mau menjadi gelandangan lagi. "Maaf atas kelakuan tidak dewasaku tempo hari. Aku menyesal.... Dan... Sekarang aku mengerti betapa sulitnya hidup diluar sana." Ucap Barra dengan nada sesendu mungkin. Dia berakting sangat meyakinkan menurutnya. Anita tidak langsung merespon. Dia mengamati gestur tubuh Barra. Dan dengan sekali lihat saja Anita tahu kalau kata-kata yang diucapkan Barra tidak tulus. Hanya lip service dan sedikit akting yang kualitasnya sangat buruk. Akting Angela dan Julia jauh lebih baik dari Barra. "Lalu?" Tanya Anita dengan nada datar. Ekspresinya kaku. Sengaja memberi tek

