"Hentikan Barra!" Perintah Anita yang melihat keadaan menjadi semakin kacau. "Kamu mau menjadi headline di berita besok?" Lanjut Anita. Barra dengan enggan melepaskan cengkeraman tangannya pada Angela. Menyisakan bekas merah pada pergelangan tangan gadis itu. Melisa dengan cekatan menopang tubuh Angela yang hampir saja ambruk. Entah apa yang ada dipikiran Melisa setelah melihat semua ini.... "Kalian semua, para wartawan yang terhormat. Saya minta maaf, tapi ini adalah acara keluarga tertutup. Jadi, tolong tinggalkan rumah ini segera. Kami tidak bersedia ada berita tidak menyenangkan tentang keluarga kami." Ucap Anita dengan penuh wibawa. Lagi-lagi nilai Anita bertambah di mata Adhynata yang sedari tadi sengaja diam dan hanya melihat kegaduhan ini. Sekarang dia mengerti mengapa Abraham be

