BAB 48

1223 Kata

"Kenapa, Nyonya?" Tanya Evan yang melihat perubahan raut muka Anita. Wajah yang tadi penuh semangat berubah bimbang dan mendung. Anita menghela nafa panjang. "Aku jadi bingung mau diapakan si Ratih itu." Jawab Anita. Evan memandang dengan penuh tanya. "Maksud nyonya apa?" Tanya Evan. Entah lelaki itu memang tidak tahu atau pura-pura tidak tahu saja. Anita menatap Evan tajam. "Kamu masih perlu bertanya? Bukankah kamu sudah melihat sendiri bagaimana Ratih memperlakukan saya yang adalah seorang atasannya?" Jawab Anita sebal. "Sepertinya memang benar, Ratih berubah seperti itu karena selalu tutup mata pada kesalahannya. Kamu naksir ya sama Ratih?" Tanya Anita. Evan memicingkan matanya, tidak suka dengan pertanyaan Anita. "Maaf nyonya. Mungkin saya memang sudah teledor karena kami teman dek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN