BAB 41

1182 Kata

"Ada yang mencariku?" Tanya Barra dengan kedatangan yang dramatis. Dia menuruni tangga dengan sangat elegan. Dengan pakaian terbaik yang dia kenakan. Berjalan menuju ke ruang makan. Ke meja dimana ayah dan adiknya duduk bersama. Angela dan Silvi menggigit bibirnya karena kesal. Kenapa Barra yang seharusnya sedang kabur dari rumah kenapa sekarang bisa muncul di hadapan mereka? "Ah, kak Barra? Bukannya kakak..." Angela tidak berani melanjutkan kata-katanya karena Barra menatapnya dengan tatapan membunuh. "Bukannya apa? Aku hanya terlambat sedikit dan kalian membuat rumor tentang aku diusir?!" Tanya Barra dengan nada congkaknya. Dia bukannya melindungi Anita. Dia hanya tidak suka kalau beredar rumor buruk tentangnya. Reputasi adalah segalanya bagi Barra. "Tapi kak... Kemarin dulu itu kan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN