Brakk brakkk brakkk Pintu kamar barra di gedor dengan sangat kasar. Ferdi dengan wajah marah terus saja menggedor pintu kamar itu. "Keluar kamu Barra!!" Barra yang masih belum selesai dengan apa yang dilakukannya menjadi kesal setengah mati. Baru kali ini ada orang yang mengganggu kesenangannya. "Pergi sana!!" Bentak Barra kasar. Dia kembali memfokuskan dirinya pada Julia yang ada dibawahnya. Brakk brakk brakk... Pintu kembali di gedor. Kali ini dengan lebih keras. "Keluar kamu sekarang!!" Kata Ferdi dengan kemarahan yang sudah sampai di ubun-ubun. Dia tidak tahan lagi dengan kelakuan Barra. Ingin sekali dia membunuh anak itu sekarang. Berani-beraninya dia memperkosa anak gadisnya di rumahnya sendiri!! Barra mencekik Julia karena menjadi semakin marah. Dengan terpaksa dia beranjak dari

