Anita berusaha tersenyum manis menyambut kehadiran Silvi, satu-satunya adik Abraham yang datang tanpa di undang pagi itu. Anita memang sengaja berangkat siang ke kantor karena ingin menyambut kepulangan pak Abraham. Tak disangka, ada tamu yang akan mengguncang rumah ini. "Selamat datang Silvi. Ayo duduk disebelah sana." Kata Anita. Karena ruangan itu sudah di tata untuk acara besok. "Beraninya kamu memanggil nama saya! Panggil saya NYONYA!!" Kata Silvi dengan lantang. Baru hari ini dia bertemu langsung dengan Anita. Gadis kecil seperti ini berani-beraninya mau memonopoli harta kakaknya. Hah!! Jangan mimpi!! Anita memandang Silvi dengan heran. "Bukankah kamu adik Abi? Berarti kamu ADIK saya juga kan? Kenapa saya harus memangilmu nyonya?" Tanya Anita. Dia memberi penekanan pada kata Adik

