16. Ketakutan

1011 Kata

Nayma bisa merasakan tangan Arash yang sedang menahan lengannya perlahan menjadi dingin. Dia sendiri tidak yakin dengan dirinya sendiri, karena mendadak tubuhnya terasa bergetar. "Eh...." Hanya itu yang keluar dari mulut Nayma. Selebihnya mereka berdua kembali terdiam. "Maafkan aku kalau membuatmu kesal," ucap Arash dengan nada pelan. "Aku hanya tidak tahu kenapa rasanya begitu takut jika tidak bisa bertemu denganmu lagi," lanjutnya. Nayma menahan napasnya, apa yang diucapkan Arash mirip dengan yang ada di pikirannya. Dia sangat takut setelah kembali ke kapal ayahnya, mereka tidak akan bertemu lagi. "Maaf," ucap Arash lagi karena Nayma hanya terdiam tanpa mengucapkan sepatah kata pun. "Istirahatlah. Aku akan segera datang, jika kau membutuhkanku," lanjutnya dan melangkah menjauh. Nay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN