15. Tidak Perlu

1121 Kata

Wangi lemon dan lavie menguar jelas di indra penciuman Arash saat Nayma bersandar tepat di dadanya. Arash menghirup napas dalam-dalam dan membiarkan tangannya tetap menahan Nayma dalam pelukannya. Rasanya dia tidak rela melepaskan gadis itu. "Aku...aku bisa berdiri sendiri." Nayma menggeliatkan tubuhnya, berusaha melepaskan diri dari pelukan Arash. Lama Arash tertegun hingga akhirnya dia melonggarkan tangannya dan membiarkan Nayma melepaskan diri. "Rambutmu wangi," ujar Arash hampir tidak terdengar. Sejenak Arash menyesal dengan apa yang barusan diucapkannya, kalimat basa-basi yang diucapkannya malah membuat suasana jadi aneh. Ada debar aneh yang terasa pandangan mereka bertemu. Nayma menunduk, membiarkan Arash sibuk dengan pikirannya sendiri sampai akhirnya dia berdehem pelan karena ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN