BAB 38KEHAMILAN TAK TERDUGA Setelah berkonsultasi itu, Karina berniat melakukan apa yang disarankan oleh psikolog tadi. Karina mulai mengubah penampilannya dengan memotong rambut. Dengan rambut pendek penampilan Karina lebih segar. Seperti biasa Karina menyiapkan sarapan untuk Ardi. Semua menu yang Ardi suka Karina hidangkan di atas meja. Ardi selalu menyempatkan bermain dengan anak-anak sebelum berangkat bekerja. Ardi menyadari Karina pagi ini berubah, seperti ada yang spesial. Hanya saja Ardi enggan memujinya. Sebaliknya karena Ardi tak kunjung memuji penampilan barunya, Karina merasa sedih. Ia harus kembali meraih cinta suaminya. Pagi ini Hani merasa tubuhnya bermasalah. Sedikit mual dan sedikit pusing. Ia lalu melihat ke arah kalender dimana tanda merah menjadi penanda ia datang

