Setelah mendapatkan hadiah ulang tahun paling membahagiakan dalam hidupnya, Rhein tidak berhenti memandangi perut Jasmine setiap mereka berpapasan atau bersama. Ketika Jasmine sedang sibuk di dapur, ia biasanya akan duduk di salah satu kursi yang terletak di meja makan dan memandangi istrinya sambil tersenyum-senyum. Begitu pula saat Jasmine sedang menonton televisi atau sibuk melipat pakaian. Memandangi Jasmine dan perutnya yang masih rata telah menjadi hobi baru pria tengil yang belum juga percaya bahwa ia akan menjadi ayah. Sebentar lagi ia akan menjadi ayah. Wuiih, tidak bisa dipercaya. "Apa kita perlu cari asisten rumah tangga?" Saat itu Jasmine sedang mengetik tugas untuk keperluan kuliahnya, sementara Rhein menyandarkan kepalanya di paha Jasmine, yang sudah menjadi kebiasaannya

